Posts Tagged ‘Al Quran’

Pancarkan Aura Positif dengan Membaca Al-Qur’an

Pancarkan Aura Positif dengan Membaca Al-Qur’an  - aura pelupa

Al Qur’an

Banyak sekali umat muslim yang enggan membaca kitab suci Al-Qur’an. Tak jarang mereka hanya membaca kitab suci Al-Qur’an setahun sekali, yaitu pada bulan suci Ramadhan saja, untuk bulan-bulan berikutnya, Al-Qur’an hanya sebagai pajangan saja.

Al-Qur’an merupakan kumpulan ayat-ayat suci yang berisi firman-firman Allah yang wahyukan pada Nabi Besar Muhammad SAW. Orang yang rajin membaca Al-Qur’an ternyata lebih mudah memancarkan aura positif dalam hidupnya dibandingkan dengan orang yang tidak membacanya sama sekali. Orang yang rajin membaca ayat-ayat Allah ini akan senantiasa tentram hatinya sehingga tidak pernah gelisah saat menghadapi masalah kehidupan.

Sebagai mukjizat Nabi Muhammad SAW, Al-Qur’an dapat menciptakan energi positif bagi siapa saja yang membacanya. Jika dilakukan terus menerus secara rutin, maka energi positif itu akan memancarkan aura positif pula. Aura positif ini dibutuhkan untuk memberikan motivasi dan kebahagiaan dalam hidup.

Orang yang memiliki aura positif akan selalu melakukan hal-hal yang berguna bagi dirinya tanpa melanggar ajaran agama. Orang yang memiliki aura positif juga akan selalu berkata jujur dan disenangi oleh banyak orang. Tentu hal semacam ini dapat membuat Anda bahagia, karena akan memudahkan Anda dalam menggapai impian Anda.
Jadi, masih menjadikan Al-Qur’an Anda sebagai pajangan di rak buku atau lemari Anda? Bacalah selalu kitab suci tersebut sebagai pedoman dan petunjuk kehidupan sejati bagi Anda.

Iklan

AL-Qur’an Digital (pen sensor) + Panduan Haji dan Tajwid

Al-Qur'an Digital + Panduan Haji dan Tajwid - aura pelupa

Al-Qur’an Digital (Pen Sensor)

AL-Qur’an Digital (pen sensor) + Panduan Haji dan Tajwid membantu anda yang ingin bisa membaca Al-Qur’an dengan cara mudah dan dijamin anda pasti bisa! Anda hanya menyentuhkan pen sensor ke Al-Qur’an yang tersedia, pen ini bisa baca perayat dan terjemahannya! Jadi anda hanya mendengarkan dan menirukannya lalu mengulangnya beberapa kali sehingga anda bisa lancar membacanya bahkan hafal.

Paket Al Qur’an Digital ini juga dilengkapi terjemahannya, dan bagi anda yang ingin Umrah atau haji juga disediakan Panduan Haji!

Anda tertarik untuk memilikinya, kunjungi: AL-Qur’an Digital (pen sensor) + Panduan Haji dan Tajwid

Jangan umbar nafsu dan jangan bangkitkan nafsu

Perkosaan terjadi karena laki-laki yang tidak dapat menahan nafsunya, demikian juga dengan wanita yang berpenampilan kelewat berani dengan menonjolkan keindahan tubuhnya sehingga membangkitkan nafsu para lelaki.

Berita TV saat ini sangat memprihatinkan tentang terjadinya perkosaan dimana-mana dan dilakukan oleh segala lapisan masyarakat. Padahal dalam Al Qur’an kita diberi solusi, ” begitu nafsu syahwat muncul, segera alihkan pandangan mata” seperti dalam Firman Allah:

“Katakanlah kepada lelaki-lelaki beriman agar mereka menundukkan sebagian pandangan dan menjaga kemaluan; itulah yang lebih bersih untuk mereka. … Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan beriman agar mereka menudukkan sebagian pandangan dan menjaga kemaluan; …”

(QS An-Nur 30-31)

Korupsi, menipu, suap dan bunuh diri

Dalam Al Qur’an kita dilarang korupsi, menipu, menyuap dan terima suap,  dan perbuatan bunuh diri. Tetapi mengapa disekitar kita masih saja terjadi, mari dengan sungguh-sungguh kita hindarkan semua itu mulai dari sekarang. Puasa Ramadhan telah berlalu, jangan sampai kebaikan yang kita capai dengan susah payah ternodai lagi.

Al Qur’an juga bukan untuk di bakar, tapi untuk dijadikan pedoman dan tuntunan menjalani kehidupan ini dan hasilnya  sebagai bekal kehidupan yang abadi.

Firman Allah, mengatakan:

Hai orang-orang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan suka sama suka diantara kamu. Dan jangan kamu membunuh dirimu sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. [An Nissa 4:29]

Dan janganlah sebagian dari kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim yang supaya kamu dapat (menang) memakan sebagian harta orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui. [Al Baqarah 2:188]

Disini jelas sekali adanya larangan korupsi, menipu, menyuap dan terima suap, dan perbuatan bunuh diri. Tinggal kita sebagai muslim, mengabaikan apa yang ada di Al Qur’an dan memang layak di bakar atau menjadi nafas hati kita yang Allah perintahkan untuk kita imani?

Khutbah Ramadhan Nabi Muhammad Saw.

Pada bulan Ramadhan umat Islam diwajibkan untuk Puasa, tentunya kita ingin mengetahui Khutbah Nabi Muhammad Saw dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan. Dikisahkan (Syaikh ‘Abbas al-Qummi, Mafatih al-Jinan, hlm. 172-174.) ketika hendak memasuki bulan Ramadhan di Madinah Beliau menyampaikan Khutbah Menyambut Bulan Ramadhan, sebagian dari khutbahnya:

Wahai manusia! Sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat, dan maghfirah. Inilah bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Dan jam-jamnya adalah jam-jam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu-tamu Allah dan dimuliakan-Nya.

Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, dan tidurmu dihitung ibadah. Amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Maka, bermohonlah kepada Allah dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan puasa dan membaca kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapatkan ampunan Allah di bulan agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu kelaparan dan kehausan di Hari Kiamat.

Bersedekahlah kepada kaum fakir dan miskin. Muliakanlah orang-orang tuamu. Sayangilah yang muda. Sambungkan tali persaudaraanmu. Jagalah lidahmu. Tahanlah pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarkannya. Kasihilah anak-anak yatim. Bertobatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu-waktu shalatmu, karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih. Dia akan menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya, dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu. Maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu. Maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Ketahuilah! Allah bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri dihadapan Tuhan semesta alam.

Wahai manusia! Barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang Mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu. Sahabat-sahabat bertanya, “Ya Rasulullah! Tidakkah kami semua mampu berbuat demikian,” Rasulullah meneruskan, “Jagalah dirimu dari api neraka, sekalipun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka, sekalipun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia! Barangsiapa membaguskan akhlaknya di bulan ini, maka ia akan berhasil melewati titian (shirath) pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Barangsiapa meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (yakni, pegawai atau pembantu) di bulan ini, maka Allah akan meringankan pemeriksaannya pada Hari Kiamat. Barang siapa menahan kejelekannya di bulan ini, maka Allah akan menahan murka-Nya pada hari berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambung tali persaudaraan di bulan ini, maka Allah akan menghubungkan dirinya dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, maka Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa melakukan shalat sunnat di bulan ini, maka Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barang siapa melakukan shalat fardhu di bulan ini, maka Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barang siapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, maka ganjarannya sama seperti mengkhatamkan Al-Qur’an pada bulan-bulan lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan untukmu. Maka bermohonlah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Dan pintu-pintu neraka ditutup. Maka bermohonlah kepada Tuhanmu agar tidak pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu. Maka bermohonlah agar mereka tidak pernah mengasaimu.

Amirul Mukminin, “Ali bin Abi Thalib, berkata, “Aku berdiri dan bertanya, “Ya Rasulullah! Amal apa yang paling utama di bulan ini?” Nabi menjawab, “Ya, Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah memelihara diri dari apa yang diharamkan Allah.”

Demikianlah sebagian dari Khutbah Nabi Muhammad Saw dalam menyambut datangnya Bulan Ramadhan! Semoga kita semua dapat memanfaatkan dan mengamalkannya sebesar-besarnya dari isi khutbah yang di sampaikan Nabi Muhammad Saw., Jangan lewatkan kesempatan ini, Amin!?